Norkhatimah, S.Pd.
SMP Negeri 1 Babirik
CGP Angkatan 3 HSU
3.3.a.10. Aksi Nyata – Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid
“Seni Batarbang”
( SEBAR )
Peristiwa ( Fact )
Dasar filosofi KHD pengajaran dan pendidikan berguna untuk perikehidupan
bersama adalah memerdekakan manusia sebagai anggota persatuan(rakyat). Kepemimpinan
murid untuk terlibat dan berinteraksi dengan orang lain, bekerjasama dan
berkontribusi dalam masyarakat yang lebih luas.
Beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, menumbuhkembangkan
kepemimpinan murid akan
mendorong murid mengembangkan berbagai sikap-sikap positif yang merupakan
pengenjawantahan dari iman, ketakwaan, dan akhlak mulia.
Mandiri, menumbuhkembangkan kepemimpinan murid, mendorong murid untuk
mengambil kontrol dan bertanggungjawab pada proses pembelajarannya sendiri.
Perasaan ( Feeling )
Perasaan saat merencanakan aksi nyata ini program yang berdampak pada
murid merasa senang.Program ini menekankan pada aspek langsung pada diri murid.
Murid-murid antusias dan bersemangat dengan diadakannya program seni
batarbang ini. Kegiatan ini adalah kegiatan ekstrakurikuler di sekolah
dilaksanakan Seminggu sekali.
Murid-murid mulai menjalankan aktivitas pelaksanaan kegiatan batarbang
yang dilaksanakan di sekolah.
Pembelajaran ( Finding )
Pembelajaran yang didapatkan dari aksi nyata ini adalah terwujudnya
kepemimpinan murid dalam seni batarbang untuk meningkatkan minat, bakat, serta
jiwa kepemimpinan. Murid-murid perlu latihan yang maksimal agar kegiatan
batarbang lebih optimal. Masih banyak murid yang belum terampil dalam memainkan
alat tarbang/rebana.
Peran guru dan pelatih sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan seni
batarbang di sekolah. Dorongan/motivasi orang tua murid diperlukan untuk meningkatkan
keterampilan anaknya dalam kegiatan seni batarbang.
Rencana Penerapan ke Depan ( Future )
Rencana perbaikan ke depan yaitu lebih mengaktifkan kembali kegiatan
ekstrakurikuler di lingkungan sekolah untuk memberikan bimbingan dan menjadi
wadah pengembangan minat dan bakat murid.
Apabila murid-murid sudah terbiasa terampil dalam memainkan alat
tarbang/rebana, mereka akan mampu menampilkan pembelajaran yang telah
dipelajari. Mereka menjadi yakin dan percaya diri. Dalam program ini
murid-murid diharapkan dapat memiliki nilai-nilai positif, yaitu religius,
mandiri, tanggung jawab, aktif, disiplin, dan kerjasama.
Refleksi
Dari hasil aksi nyata ini saya mendapatkan banyak pelajaran penting,
yaitu bagaimana saya menyusun dan mengelola sebuah program yang berdampak pada
murid dengan pemetaan aset model BAGJA. Selain itu saya menyadari pentingnya
kolaborasi antar pemangku kepentingan untuk suksesnya program ini. Saya juga
masih banyak belajar bahwa peran guru tidak terbatas pada pembelajaran di dalam
kelas saja, namun harus peduli dan ikut terlibat dalam mengelola program yang
berdampak pada murid.
Diperlukan komunikasi antara murid, guru, dan pelatih untuk meningkatkan
keterampilan seni batarbang/rebana. Kolaborasi yang baik akan membawa hasil
yang positif terhadap program yang berdampak pada murid.
Dengan adanya program ini murid akan meningkatkan kompetensi yang
dimilikinya.
Dokumentasi 3.3.a.10. Aksi Nyata – Pengelolaan Program yang Berdampak pada Murid






Komentar
Posting Komentar